PPI Sulut Gelar Rakorprov

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Provinsi Sulawesi Utara menggelar rapat kerja provinsi dirangkaikan tes urin mendadak bagi calon paskibraka dan purna, Sabtu (1/4) di ruang serbaguna Pemkot Manado.

Ketua PPI Sulut Henro A Kawatak, ST berkata maksud rakerprov dilaksanakan guna membahas kegiatan apa saja yang ingin di buat pada tahun berjalan di 15 kabapaten/kota yang ada di Provinsi Sulut.

Dan yang membuat rakerprov menjadi lebih bagus karena kehadiran Ketua Umum PPI Kak Gustaf bersama PPI Provinsi Sulut, Ketua PPI Sulut Henro A Kawatak, ST, Ketua Panitia Rakerprov PPI Sulut Hendra Zoenardji, dan para Ketua PPI Daerah di Sulut.

Kawatak menambahkan, ada 10 pokok-pokok program kerja yang dibahas, satu diantaranya ingin mendeklarasikan program anti narkoba dan HIV di 15 kabupaten/kota di Sulut bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasiona Provinsi Sulut.

Dalam pemaparan kepada semua purna dan calon paskibraka, Kepala BNNP Sulut Charles Ngili menjelaskan bahaya narkoba. “Jangankan pakai, coba-coba juga jangan karena efeknya sangat buruk,” katanya.

Awalnya perasaan tenang, tapi saat tidak ada obat maka tekanan mental yang amat berat bagi para pecandu.

“Secara psikologis dia tertekan, bahkan dapat melukai diri sendiri. Bisa jadi pecandu menyayat diri sampai meminum darahnya sendiri karena kecanduan narkoba sampai berpikir dalam darahnya ada narkoba,” tuturnya.

Ia ingatkan lagi kepada peserta agar tidak pernah mencoba menggunakan barang haram ini. Apalagi yang penasaran ingin mencobanya untuk tidak tergoda. Kerusakan otak akibat narkoba tidak akan pernah bisa diobati selamanya. Alat paling vital bagi tubuh yang diserang karena narkoba adalah otak.

Ia menyampaikan agar segera laporkan kepada BNNP jika ada anggota keluarga yang mencoba barang ini untuk direhabilitasi agar bisa kembali hidup normal dilingkungan.

Jangan takut atau malu melapor. “Jika sukarela datang ke BNNP melapor, tidak akan di proses hukum dan di rehabilitasi, tapi jika kedapatan pasti diproses hukum,” tegas Ngili.

Jika pecandu ingin kembali hidup normal prosesnya bisa beberapa bulan direhabilitasi. Pemakaian tetap kurang lebih satu bulan dan bagi yang coba-coba hanya beberapa hari direhabilitasi sesuai perkembangan.

BNN sangat komitmen menyelamatkan anak bangsa dan prioritaskan usia produktif guna terhindar dari Narkoba.

Para Purna dan calon paskibraka mendadak mendapat tantangan untuk secara spontan melakukan tes urin oleh petugas BNNP.

Sekitar 50 unit alat tes disiapkan BNNP bagi peserta yang ingin di tes. Dari hasil pemeriksaan, semua negatif narkoba.

Wali Kota Manado Vicky Lumentut mendukungan dan menunjukkan komitmen saat menghadiri Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Purna Paskibraka Indonesia Sulut.

Wali Kota Lumentut menyampaikan bahwa Manado merupakan rumah besar yang dihuni masyarakat Kota Manado. Sehingga, tanggung jawab terhadap kemajuan kota ini menjadi tanggung jawab bersama.

“Disini ada tiga program yang harus dijalankan dan dikedepankan yakni aman, bersih dan rukun. Karena Kota Manado merupakan rumah besar bersama semua elemen masyarakat. Untuk itu, semua warga yang tinggal di Kota Manado, wajib hukumnya mengamankan Manado,” tutup Lumentut. (Kel)

Advertisements

[Untuk komentar harap ditulis : Nama, Asal Paskibraka, dan tahun Paskibraka]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: