1 Pelajar Gagal Seleksi Paskibra[ka]

1-pelajar-gagal-seleksi-paskibraTANJUNG SELOR – Salah satu pelajar putri yang merupakan peserta seleksi pasukan pengibar bendera (paskibra) tingkat provinsi, terpaksa harus terhenti lebih awal untuk mencatatkan namanya sebagai salah satu anggota paskibra.

Informasi yang diperoleh media ini dari Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kaltara, pelajar putri yang gagal mengikuti seleksi anggota paskibra itu mengalami kecelakaan.

“Kecelakaannya saat pergi mengikuti seleksi,” ungkap Rusianto, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikbudpora Kaltara, Selasa (3/5).

Kendati berkurang satu peserta, seleksi tetap dilaksanakan. Kemarin misalnya, pelajar yang mengikuti seleksi anggota paskibra menjalani serangkaian tes di Stadion Andi Tjatjok, Bulungan.

Tes yang telah dilakoni mencakup kesamaptaan, peraturan baris berbaris (PBB), kesehatan, psikotes, parade, pengetahuan, wawancara bahasa Inggris dan kesenian. Selain itu, tes fisik pun harus dilalui sejumlah pelajar.

Rusianto menyebutkan, untuk tes fisik meliputi lari 12 menit, lari dengan membentuk angka 8, push up dan sit up. Dari hasil keseluruhan tes yang telah dilakukan, pelajar yang seleksi ditentukan melalui penentuan akhir (pantukhir).

“Penilaian diberikan untuk semua tes yang dilakukan pelajar. Hasil pantukhir itu yang menentukan lolos tidaknya pelajar masuk tim terbaik Paskibra Kaltara,” jelas Rusdianto kepada Bulungan Post.

Menurutnya, seleksi Paskibra tahun ini sangat ketat. Bagi pelajar yang tidak lolos, maka dikembalikan ke kabupaten/kota masing-masing. Tahun ini, jumlah pelajar yang ikut seleksi berdasarkan data ada 50 pelajar (26 putra dan 24 putri).

Rincian pelajar masing-masing kabupaten/kota yang ikut seleksi terdiri dari Bulungan (13 pelajar), Tarakan (12 pelajar), KTT (5 pelajar), serta Malinau dan Nunukan masing-masing mengirimkan 10 pelajar.

Tim seleksi yang terlibat dalam seleksi, kata Rusianto, ada dari Dinas Kesehatan, Polres Bulungan, Kodim 0903/TSR, Brigif 24/BC dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kaltara. Karena PPI Kaltara telah terbentuk, maka dilibatkan dalam menyeleksi pelajar. Setelah memastikan mendapatkan 42 pelajar, pada Juli mendatang Disdikbudpora melakukan pemanggailan untuk melakukan training center.

“Training center nantinya Paskibra Kaltara bakal digembleng dan memantapkan persiapan untuk pelaksanaan pengibaran bendera 17 Agustus tahun ini,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pelajar SMAN 3 Tarakan, Arifin, menurutnya seleksi psikotes yang mengalami kendala. Sedangkan untuk tes fisik, bagi Arifin tidak ada masalah. “Meski capek dengan tes fisik, tapi tetap harus dijalani agar bisa lolos. Apalagi persaingan dengan pelajar dari kabupaten/kota lainnya mengerahkan kemampuan,” singkatnya. (*/uno/fen)

[Untuk komentar harap ditulis : Nama, Asal Paskibraka, dan tahun Paskibraka]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: