Berprestasi dan Jadi Pelatih Paskibra Termuda

642x413xBerprestasi-dan-Jadi-Pelatih-Paskibra-Termuda.jpg.pagespeed.ic.yF4xklKQvwMETRO BOGOR, — Sempat dimarahi sang ayah karena tidak pernah bergaul seperti anak lelaki yang lainnya ketika duduk di bangku SMP, menjadi cambukan bagi Muhammad Taufan Dzikrilah (19), putra dari Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Sopian Ali Agam. Ketika masuk SMAN 6, pria yang akrab disapa Taufan ini membuktikan kepada sang ayah bahwa dirinya mampu bergaul seperti anak lainnya. Bahkan Taufan pun menunjukkan dengan prestasi sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra).

Berawal melihat kakak kelas yang terlihat gagah ketika menjadi anggota Paskibraka dan menjalankan tugasnya upacara bendera membuat Taufan iri. Ia pun bertekad bahwa suatu hari ia dapat melakukan hal tersebut. Ketika itulah ia masuk ke dalam ekstrakurikuler Paskibraka yang ada di SMAN 6 Bogor. Taufan pun mendulang banyak prestasi mulai dari formasi baris terbaik di tingkatan SMA se-Kota Bogor maupun di tingkatan daerah. “Pernah menjadi juara formasi terbaik se-Jabodetabek. Kemenangan itu pun hasil kerja sama tim yang sangat sempurna,” terangnya.

Pria yang kini kuliah di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatllah (UINS) Jakarta itu telah membuktikan kepada sang ayah bahwa dirinya pun sama seperti anak laki-laki lainnya. Bahkan ia melebihi anak sebayanya dengan prestasi yang dimilikinya. Karena telah mempunyai pengalaman cukup baik, Taufan pun diangkat menjadi pelatih Paskibraka di SMA-nya. “Sekarang membantu adik-adik yang masih sekolah untuk latihan baris-berbaris,” paparnya.

Taufan pun menjadi pelatih termuda dalam Paskibraka di tingkatan SMA. Karena murid-murid yang dididiknya berumur tidak jauh dengannya. “Kadang punya rasa tidak enak juga. Tapi mau nggak mau harus ngelatih teman-teman,” katanya.

Sementara sang ayah, Sopian Ali Agam menjelaskan, pada awalnya ia tidak percaya sang anak mempunyai prestasi dan bakat baris-berbaris. Sebab, ketika Taufan SMP sangat pendiam. “Sempat saya marahi karena anak saya diam di rumah terus, tapi sekarang pulang malam terus,” ujarnya sambil tertawa.

Walapun pulang hingga larut malam, Sopian tetap mendukung anaknya yang kini menjadi pelatih Paskibraka itu. Karena menurut dia hal itu membantu mental anaknya menjadi lebih dewasa dengan tanggung jawab yang lebih. “Saya selalu mendukung kegiatannya. Karena yang ia lakukan nantinya akan ia pertanggungjawabkan,” pungkasnya. (mam/b/ram/wan)

Advertisements

[Untuk komentar harap ditulis : Nama, Asal Paskibraka, dan tahun Paskibraka]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: