Cita-cita Dokter Berubah Jadi Polwan

OKEZONE, PALEMBANG – Adelia Putri, siswi SMAN 3 Palembang, sungguh tidak menyangka, pada 2012 ini akan berwisata ke tiga tempat sekaligus, yakni Malaysia, Singapura, dan Batam. Semua itu diperoleh berkat kerja kerasnya menjadi anggota Paskibraka Kota Palembang 2012.

Pada HUT Ke-67 Kemerdekaan RI di Kota Palembang, 17 Agustus lalu, Adel, sapaan akrabnya, dinilai para pelatih layak dan dipercaya membawa baki bendera yang diserahkan inspektur upacara, dalam hal ini Wali Kota Palembang H Eddy Santana Putra. Karena semua tugas itu lancar dilaksanakan, dia bersama seluruh anggota Paskibraka lainnya diganjar perjalanan wisata ke Malaysia, Singapura, dan Batam pada 18 September nanti.

“Di sekolah, Adel bukan anak Paskib (Paskibraka). Saya tergabung dalam kelompok vokal di Sanggar Seni 03. Karena ditawari teman, guru, dan dorongan orang ua, jadi akhirnya berminat ikut seleksi (Paskibraka). Tidak disangka bisa masuk dan membawa baki bendera Merah Putih,” kata Adelia senang.

Adel mengaku sengaja bergabung dalam Sanggar Seni 03 untuk menyalurkan bakat dan hobinya dalam olah vokal. “Hobiku menyanyi, ya sudah pilih sanggar. Adel pikir tak mungkin masuk Paskib,” tuturnya.

Memang, sekilas putri pasangan Natalino Busro dan Karidina ini tidak memiliki kepercayaan diri dalam ekstrakurikuler Paskibra di sekolahnya. Namun, karena memiliki wawasan yang luas dan sudah mempunyai bekal alami dengan postur tubuh ideal seorang paskibra, dia disarankan teman-temannya dan keluarganya untuk masuk dunia ini.

Awal dipilih untuk mengikuti tes Paskibraka, Adel sempat ragu dan khawatir tidak sanggup. Namun, setelah menjalani proses latihan dan disiplin yang ketat,dia pun berhasil menyingkirkan 5.000 anggota paskibra lainnya yang ikut tes. “Ada perasaan haru dan saya bersyukur karena mampu membanggakan orangtua dan sekolah. Kebanggaan itu telah mengantarkan saya jatuh hati pada dunia Paskibraka. Sekarang saya cinta dunia Paskibraka,” ujar gadis dengan tinggi 168 cm ini.

Saking cintanya dengan dunia baris-berbaris, Adel pun rela mengubur cita-citanya menjadi seorang dokter. Seketika dia berkeinginan menjadi seorang Polwan sebagai bentuk pengabdian secara langsung kepada bangsa dan negara. Tidak hanya itu, Adel pun secara otomatis harus menanggung beban sebagai senior di pasukan Paskibra SMAN 3 (Pasmanta). Dengan kemampuan yang dimilikinya sebagai seorang anggota Paskibraka, dia jelas dituntut untuk memberikan ilmu dan pengalamannya tersebut kepada para juniornya di sekolah.

“Sekarang Adel juga melatih teman-teman di Pasmanta. Ini sebagai wujud pengabdian kepada sekolah dan memang menjadi tugas Paskibraka untuk memberikan pengalamannya kepada anggota Paskibra di sekolah mereka masing-masing,” tandasnya.

Kendati telah sukses menjadi anggota dan jatuh hati pada Paskibraka, ternyata Adel tetap tidak lupa menyalurkan hobinya di dunia tarik suara. Dia sudah bergabung di Sanggar Seni 03 sejak kelas satu SMA. “Apabila disuruh memilih, pastinya saya lebih pilih Paskib daripada ekskul lama saya itu (vokal). Sebab, di Paskibra saya banyak mendapatkan ilmu dan pengalaman serta bisa membanggakan keluarga. Bernyanyi hanya sebatas hobi dan tidak mungkin juga ikutikut seleksi untuk pencarian bakat di bidang tarik suara,” pungkasnya. (muhammad moeslim/koran si)(//rfa)

About Darwin Darkwin

" .. pegiat social media dan blogger amatir yang menjadikan media social khususnya blog ini sebagai media ekspresi dan idea-idea kreatif."

[Untuk komentar harap ditulis : Nama, Asal Paskibraka, dan tahun Paskibraka]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: