Replika Sang Saka Merah Putih Dilumuri Darah

TRIBUNNEWS.COM, BANGKO – Insiden besar terjadi di Kabupaten Merangin. Pagi dikibarkan dalam upacara khidmat, siangnya replika bendera pusaka Sang Saka Merah Putih diturunkan orang tak dikenal (OTK), dan dilumuri darah segar, Jumat (17/8/2012).

Yuda, saksi mata saat bendera diturunkan dari tiang kokoh di lapangan Stadion Bumi Masurai Bangko, mengaku melihat sekitar lima orang menurunkan bendera.

Yuda yang baru dua bulan di Bangko mengatakan, tidak bisa mengenali wajah pelaku.

“Jauh, saya lihatnya dari Toko Nesa,” ujarnya sembari menyebut nama sebuah minimarket yang berjarak sekitar 50 meter dari stadion, Sabtu (18/8/2012) sore.

Yuda tidak sendiri saat melihat bendera diturunkan. Seorang karyawan Toko Nesa juga menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

Saat itu, Yuda mengaku cukup heran dengan peristiwa bendera yang turun dengan cepat. Tapi, Yuda tidak menyampaikan kepada siapapun, kecuali ibunya yang juga hanya menanggapi ringan.

Menurut Yuda, peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Setengah jam kemudian, masih dari luar stadion, Yuda melihat bendera sudah dinaikkan kembali. Namun, ada bercak merah di bagian warna putih bendera.

“Ternyata sudah dilumuri darah. Itu juga enggak lihat siapa yang naikin kembali benderanya,” tutur remaja asal Bandung, Jawa Barat.

Peristiwa tersebut sangat membuat heboh. Apalagi, tak hanya bendera yang diturunkan. Beberapa peralatan upacara memperingati 67 tahun kemerdekaan Indonesia juga dirusak pelaku.

Di antara yang ‘diusili’ adalah mikropon, bendera podium, dan kursi-kursi tamu kehormatan.

Sebagai saksi mata pertama, Yuda mengaku beberapa kali diinterogasi kepolisian dan TNI. Tidak hanya diinterogasi ditempat, tapi juga bekali-kali dibawa ke polres dan Kodim 0420 Sarko.

Sementara, seorang senior Paskibraka Merangin bernama Sugito dan seorang anggota Paskibraka lain, sejak Jumat siang diinterogasi di Polres Merangin.

“Belum dibebaskan, Bang Gito masih di polres,” cetus seorang anggota Paskibraka yang meminta namanya dirahasiakan.

Terkait ‘kebocoran besar’ ini, Kapolres Merang AKBP Nanan Setyo Utamo belum dapat dikonfirmasi. Demikian juga Dandim 0420 Sarko. (*)

About Darwin Darkwin

" .. pegiat social media dan blogger amatir yang menjadikan media social khususnya blog ini sebagai media ekspresi dan idea-idea kreatif."

One comment

  1. Awaluddin PPI 2006 Kab. Lampung Tengah Prov. Lampung. “ini beneran terjadi??????”

[Untuk komentar harap ditulis : Nama, Asal Paskibraka, dan tahun Paskibraka]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: