Sulitnya menjadi anggota Paskibraka

Merdeka.com – Siapa yang tak bangga menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) saat hari lahirnya bangsa Indonesia 17 Agustus. Tak semua orang bisa menjadi bagian dari pasukan itu. Sebab, menjadi anggota Paskibraka dibutuhkan kesiapan fisik dan mental. Tampil satu kali di Istana Merdeka, mereka harus melalui pelatihan selama satu bulan penuh.

Mereka yang menjadi anggota Paskibra bukan orang main-main. Mereka adalah para siswa-siswi dari seluruh nusantara yang mempunyai prestasi gemilang di sekolahnya. Dari mulai proses seleksi sampai masuk ke karantina saja memakan waktu hampir tiga bulanan.

Di tahap seleksi tingkat sekolah, prestasi pendidikan menjadi salah satu penilaian. Selebihnya fisik, tinggi badan, proporsional tubuh, ketahanan dan baris-berbaris. Setelah lolos, maka mereka bisa mengikuti seleksi ke tingkat kecamatan, tingkat, lalu ke tingkat provinsi, barulah yang paling bergengsi ke tingkat nasional.

Untuk Paskibraka tingkat nasional, setelah melewati seleksi tingkat provinsi nantinya dari daerah 33 itu mengirimkan dua wakilnya. Seorang putra dan seorang putri. Para wakil provinsi itu akan dikarantina di Pusat Pengembangan Pemuda dan Olahraga Nasional (PPPON), Cibubur, Jakarta, sejak Juli.

Prestise menjadi seorang Paskibraka memang tak bisa dipandang sebelah mata. Maka untuk mendapatkan hasil yang maksimal itu, mereka pun digembleng ala militer. Tujuannya, agar mental dan kedisiplinan mereka bisa tertempa.

Di sana, sudah disiapkan tempat latihan yang disesuaikan dengan lapangan upacara di Istana Negara. Boleh dibilang, itu adalah miniatur istana. Mulai ukuran lapangan, tangga istana, hingga tiang bendera, semua dibangun mirip dengan yang ada di Istana Negara.

Program seperti itu, sudah ada sejak era 1980-an. Program yang dijalankan dan lingkungan yang diciptakan dibikin agar para anggota Paskibraka benar- benar bisa nyaman. Artinya, mereka bisa menjalankan semua aturan dan latihan secara serius, tanpa ada keluhan dan keterpaksaan. Cara itu hingga kini masih terus dilakukan sampai sekarang.

Dwifanty Aquina, Alumni Purna Paskibraka Indonesia (PPI) 2003 mengaku sangat bangga pernah menjadi anggota tim penggerek bendera Merah Putih saat peringatan 17 Agustus. Baginya kesempatan itu sangat berharga.

Sebulan di karatina tidak hanya membuat wanita kelahiran Februari 1987 ini menjadi tangguh dan disiplin, tapi juga menambah teman baru.

“Saya bangga karena untuk menjadi anggota Paskibraka itu adalah orang-orang pilihan dan harus melalui serangkaian seleksi ketat. Apalagi dari ribuan siswa lainnya di Jakarta saya menjadi salah satu yang mewakili,” kata wanita yang akrab disapa Tya, kepada merdeka.com, Jumat (17/8).

Tya dulunya anggota Tim Paskibraka untuk wilayah Kota Jakarta Timur. Meski hanya sampai tingkat wilayah dia cukup merasa bangga.

“Habis kalau yang tingkat nasional itu yang cantik-cantik. Tapi senang juga kok walaupun cuma di tingkat wali kota, karena jadi banyak temen baru sekolah-sekolah lain di Jakarta,” tambah wanita yang jago bela diri tae kwondo ini.

Selain suka, tentu Tya tak dapat melupakan duka yang dialaminya selama masa karatina. Digembleng tiga bulan, di karantina satu minggu, jauh dari keluarga, tak bisa bermain bersama teman-teman tentu kala itu menjadi satu yang menyiksa buatnya.

“Dukanya pasti ada rasa lelah karena latihan terus menerus selama 3 bulan, satu minggu karantina, berangkat subuh pulang malam. Dibentak2 senior, dihukum, dikerjain,” kenangnya sambil tersenyum.

Tapi kini, semua itu sudah terbayar. Wanita yang gemar nyanyi rock ini pun kini bangga menyandang gelar sebagai PPI angkatan 2003.

“Semua rasa itu terbayar setelah pengibaran. Rasanya plong dan semua pengorbanan berbulan-bulan itu nggak sia-sia,” ucapnya tersenyum.
[bal]

About Darwin Darkwin

" .. pegiat social media dan blogger amatir yang menjadikan media social khususnya blog ini sebagai media ekspresi dan idea-idea kreatif."

[Untuk komentar harap ditulis : Nama, Asal Paskibraka, dan tahun Paskibraka]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: