BRI Akuisisi Sekuritas : Persaingan Bank Pelat Merah Kian Ketat

Sekuritas yang akan dibeli berstatus BUMN dan swasta
Koran Tempo — Rencana PT Bank Rakyat Indonesia Tbk mengakuisisi perusahaan sekuritas dinilai akan memperketat persaingan di antara sesama bank pelat merah. Pengamat dari Aspirasi Indonesia Research Institute, Yanuar Rizky, mengatakan, apabila BRI sebagai bank investasi juga memiliki sekuritas, bank tersebut serupa dengan bank pelat merah lain, seperti Bank Mandiri, yang lebih dulu memiliki perusahaan sekuritas. “Kalau jadi, peta perbankan pelat merah semakin tidak jelas ke depannya, katanya.

Sebagai pemegang saham bank milik negara, menurut Yanuar, sudah seharusnya Kementerian BUMN memfokuskan keempat banknya agar tidak bermain di ranch yang sama. Dengan begitu, mereka dapat bersaing dengan bank swasta yang besar dan bank asing lainnya.

Salah satu perusahaan sekuritas yang disebutsebut akan dipinang bank pelat merah ini adalah PT Bahana Securities. Sebelumnya, Deputi Menteri Badan Usaha Milik Negara Bidang Perbankan dan Jasa Keuangan, Parikesit Suprapto, pernah menyampaikan ada dua bank nasional yang tertarik mengakuisisi Bahana Securities. Salah satunya adalah BRI. “Rencana tersebut bisa terealisasi akhir tahun ini,” katanya.

Menteri Dahlan Iskan juga sudah merestui rencana aksi korporasi BRI yang akan mengakuisisi Bahana Securities.

Rencana BRI mengakuisisi sekuritas lokal ditargetkan akan rampung pada kuartal keempat tahun ini. Proses akuisisi pun masih dalam tahap uji tuntas atau due diligence. Meski tidak menyebutkan namanya, Direktur Utama BRI Sofyan Basir mengatakan, calon sekuritas yang tengah dikaji berstatus BUMN dan swasta. “Kami ingin mayoritas atau di atas 50 persen,” katanya.

Saat ini, masih ada permasalahan internal sekuritas yang harus diselesaikan. “Mereka akan selesaikan dulu, baru mereka laporkan ke kami,” ujar Sofyan. Adapun dana akuisisi juga bakal tersedia path kuartal keempat.

Untuk pendanaan, Sofyan menjelaskan BRI masih optimistis tidak ada kendala. Sebab, tahun ini BRI telah menyiapkan dana sebesar Rp 2 triliun untuk keperluan investasi. “Tapi itu tidak seluruhnya untuk akuisisi. Investasi itu bisa untuk banyak hal lain,” katanya.

Direktur Utama Bahana Securities Eko Yuliantoro enggan berkomentar soal isu akuisisi itu. Dia menegaskan, sampai scat ini perusahaan tidak sedang dalam melakukan restrukturisasi. • SUTJI DECILYA I SETIAWAN

Koran Tempo | 16 Agustus 2012 | page B3 | Bisnis/Finansial

About Darwin Darkwin

" .. pegiat social media dan blogger amatir yang menjadikan media social khususnya blog ini sebagai media ekspresi dan idea-idea kreatif."

[Untuk komentar harap ditulis : Nama, Asal Paskibraka, dan tahun Paskibraka]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: